Sesi kas
Buka sesi dengan modal awal, catat kas masuk/keluar non-penjualan, tutup dengan hitung fisik, lalu setor ke bank.
Sesi kas = satu laci, dari buka sampai tutup. Semua penjualan tunai selama sesi menempel ke sesi itu; non-tunai (QRIS, transfer) tidak masuk laci jadi tidak ikut dihitung.
Lainnya → Sesi Kas. Kalau muncul "Belum punya izin Sesi Kas — kamu bisa melihat isinya, tapi belum bisa buka atau tutup laci", minta owner menyalakan izin Operasikan Cash Register.
Buka sesi

Belum buka sesi kas hari ini
Kartu ini tampil di layar Sesi Kas, di Home (Meja kasir hari ini), dan sebagai kotak kuning Tidak ada sesi kas terbuka di layar Transaksi baru. Penjualan tunai tetap tercatat tapi tidak ikut dihitung saat tutup kas — malam nanti selisihnya tidak bisa dijelaskan. Buka sesi dulu sebelum transaksi pertama.
Kalau Home menampilkan Sesi kas belum ditutup — dibuka tanggal …: sesi kemarin masih terbuka. Penjualan hari ini ikut masuk ke sana. Tutup dulu, buka yang baru.
Kas masuk & kas keluar
Untuk uang yang bukan penjualan:
- Kas masuk — owner menambah modal kembalian, pelanggan melunasi kasbon, dsb.
- Kas keluar — beli galon, bayar parkir, ambil uang untuk belanja kecil.
Ketuk tombolnya di layar Sesi Kas → isi nominal dan Catatan (wajib jelas: "beli galon 2" bukan "lain-lain"). Keduanya mengubah Harusnya di laci. Pengeluaran rutin toko (listrik, gaji) dicatat manager/owner di Keuangan, bukan di sini.
Tutup sesi
Setor ke bank
Di dashboard web setoran ada di Kasir → Cash Register → tab Setor Kas; dari app buka sesi tertutup terakhir.
Kalau kas yang belum disetor menumpuk melewati batas aman toko, Home menampilkan peringatan. Langkah web selengkapnya: Setor kas ke bank · Tutup register & hitung selisih.