Riwayat & pelanggan
Cari struk lama, cetak ulang, dan rawat data pelanggan — nomor HP, catatan, poin, sumber.
Riwayat

Lainnya → Riwayat. Daftar transaksi lunas per tanggal (panah kiri/kanan), dengan nama, layanan, kapster, metode (Tunai/Non-tunai), total. "Belum ada penjualan yang lunas di tanggal ini" kalau kosong. Ketuk transaksi → Cetak ulang struk.
Yang tidak ada di sini: antrean yang Tandai pergi (tidak pernah jadi transaksi) dan transaksi yang di-void (tampak di web dengan label VOID dan alasannya).
Pelanggan


Lainnya → Pelanggan. Kartu atas Segmen pelanggan ("Siapa yang setia, siapa yang mulai hilang, siapa yang perlu ditarik balik — dan kirim WA-nya langsung dari sana"). Cari nama/nomor; urutkan Terakhir datang, Paling sering, Nama A–Z. Tiap kartu: nama, nomor, N kedatangan · N poin. Pelanggan tercatat otomatis saat transaksi pertama — kamu tidak harus mendaftarkan siapa pun sebelum melayani.
Ketuk pelanggan untuk detail:
- Kunjungan terakhir, Biasanya datang tiap N hari, Total belanja, Transaksi lunas, Rata-rata per struk.
- Poin di cabang ini dan Poin semua cabang.
- Skor R·F·M dan segmen 6 bulan terakhir (setia / berisiko / hilang) — dipakai manager untuk win-back.
- Ubah nama & nomor — nomor HP harus lengkap dan valid; ini kunci untuk WhatsApp dan cek poin.
- Catatan internal — "Alergi, model langganan, preferensi kapster…". "Hanya dilihat staf. Pelanggan tidak pernah melihat ini."
- Tahu dari mana? — sumber pelanggan; isi kalau tadi terlewat.
- Tombol WhatsApp dimatikan kalau pelanggan menolak pesan pemasaran.
Kenapa nomor HP penting
Pelanggan memakai nomor itu di kiosk (Sudah pernah ke sini?), di portal cek poin (/cek-point/nama-toko), dan untuk pengingat WhatsApp. Nomor salah = poin tidak ketemu, pengingat tidak sampai.
Pelanggan bisa melihat poinnya sendiri lewat portal pelanggan.